Crypto Berbasis Emas: Solusi Investasi Logam Mulia Masa Kini

Asterion - Crypto berbasis emas semakin populer sebagai solusi investasi yang menggabungkan keunggulan stabilitas emas dengan inovasi blockchain . Dengan menggunakan teknologi crypto , investasi

Admin 25 October 2024

Asterion - Crypto berbasis emas semakin populer sebagai solusi investasi yang menggabungkan keunggulan stabilitas emas dengan inovasi blockchain. Dengan menggunakan teknologi crypto, investasi ini menawarkan cara aman dan fleksibel untuk melindungi kekayaan dari inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Bagi Aster Mate yang ingin merasakan keuntungan dari perpaduan emas dan digitalisasi, crypto berbasis emas bisa jadi pilihan tepat untuk memulai perjalanan investasi modern yang menguntungkan.

Artikel berikut ini akan membahas lebih dalam mengenai cara kerja crypto yang berbasis emas, sebagai salah satu solusi investasi logam mulia di dalam aset dunia digital.

Pengertian Crypto Berbasis Emas

Crypto berbasis emas adalah inovasi digital yang menggabungkan teknologi blockchain dengan stabilitas emas fisik sebagai cadangan. Aset ini dipatok langsung dengan harga emas yang berlaku di pasar, sehingga nilainya akan mengikuti pergerakan harga emas fisik.

Setiap unit yang beredar dijamin dengan emas sungguhan yang disimpan di kustodian terverifikasi, menawarkan transparansi dan keamanan bagi para investor. 

Tujuan utama dari aset ini adalah untuk mengatasi volatilitas yang sering terjadi pada crypto tradisional. Emas, yang dikenal sebagai safe-haven asset, memiliki reputasi stabilitas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan mata uang digital lainnya.

Dengan demikian, aset ini menawarkan alternatif yang lebih stabil dan dapat melindungi nilai investasi dari fluktuasi pasar yang berisiko tinggi. 

Selain memberikan stabilitas, aset ini juga memungkinkan investor untuk terpapar pada harga emas tanpa harus khawatir tentang penyimpanan fisik atau biaya manajemen yang terkait dengan pembelian ETF berbasis emas.

Melalui blockchain, transaksi dilakukan dengan transparansi dan kecepatan tinggi, sementara cadangan emas memberikan perlindungan terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. 

Dengan kata lain, aset ini menawarkan cara yang lebih efisien dan praktis untuk berinvestasi di emas melalui teknologi digital yang berkembang pesat.

Bagaimana Cara Kerja Crypto Berbasis Emas?

Cara kerja crypto berbasis emas melibatkan proses tokenisasi, di mana kepemilikan atas emas fisik diubah menjadi token digital yang tercatat pada blockchain. Token yang dihasilkan ini merepresentasikan hak kepemilikan atas emas fisik yang disimpan dengan aman oleh pihak kustodian, seperti bank atau lembaga keuangan terverifikasi. Transaksi terkait token ini akan terekam dengan transparansi dan kecepatan melalui teknologi blockchain, memberikan jaminan keamanan bagi para investor.

Rasio antara jumlah token dan emas fisik yang dijadikan cadangan bisa bervariasi. Beberapa sistem menggunakan rasio 1:1, di mana satu token sama dengan satu troy ounce emas, sementara yang lain mungkin menggunakan pecahan yang lebih kecil. Umumnya, token yang terkait dengan emas menggunakan standar ERC-20, memungkinkan mereka untuk diperdagangkan, dikirim, atau disimpan di wallet yang kompatibel dengan token ERC-20.

Dengan demikian, crypto yang berbasis emas pada dasarnya adalah varian dari stablecoin, yang nilainya dipatok pada aset dunia nyata yang stabil, mirip dengan stablecoin lainnya yang dipatok pada mata uang fiat seperti USDC atau IDRT.

Keunggulan crypto dengan basis emas dibandingkan dengan investasi emas fisik adalah kemampuannya untuk dibeli dalam nominal yang lebih kecil, memberi fleksibilitas lebih bagi investor. Misalnya, alih-alih membeli emas dalam satuan gram atau troy ounce, investor dapat membeli token emas dalam jumlah yang lebih terjangkau. Pembelian ini dapat dilakukan melalui bursa yang telah terdaftar untuk aset tersebut.

Selain itu, beberapa penerbit crypto yang berbasis emas menawarkan fitur menarik, yaitu kemampuan untuk menukarkan token digital dengan emas fisik. Dalam hal ini, jika investor memutuskan untuk menukarkan token yang dimiliki, penerbit akan melakukan pembakaran token tersebut, menghilangkannya dari peredaran sesuai jumlah yang ditukar, dan menggantikannya dengan emas fisik sesuai permintaan. Fitur ini menambah daya tarik crypto dengan basis emas sebagai solusi investasi yang fleksibel, aman, dan praktis.

Daftar Crypto Berbasis Emas

Berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap, kapitalisasi pasar crypto berbasis emas kini telah mencapai angka yang signifikan, yaitu US$ 959,8 juta. Pada April 2023, ketika harga emas dunia mendekati puncaknya, kapitalisasi pasar ini bahkan sempat melampaui US$ 1 miliar. Hal ini menunjukkan tingginya minat investor terhadap jenis aset ini, terutama bagi mereka yang mencari alternatif investasi yang lebih stabil dan aman.

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan permintaan pasar yang terus meningkat, crypto dengan basis emas menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin merasakan manfaat pasar digital namun tetap memiliki perlindungan terhadap volatilitas yang tinggi.

Saat ini, beberapa jenis aset ini telah menjadi sorotan di kalangan investor. Berikut ini adalah beberapa di antaranya yang paling populer dan banyak diminati:

1. Tether Gold

Tether Gold (XAUt) adalah aset digital berbasis emas yang dikeluarkan oleh TG Commodities Limited, perusahaan afiliasi dari Tether, yang menawarkan cara baru untuk memiliki emas secara digital. XAUt ini menggunakan rasio 1:1, di mana 1 XAUt setara dengan 1 troy ounce emas LBMA yang tersimpan aman di brankas Swiss. Dengan teknologi token ERC-20, XAUt dapat diperdagangkan di berbagai bursa pertukaran crypto dan dapat dibagi hingga enam desimal, yaitu 0,000001 troy ounce.

Akses langsung ke Tether Gold tersedia dengan minimum pembelian sebesar 50 XAUt atau 50 troy ounce. Menariknya, pemegang XAUt juga memiliki opsi untuk menukar token ini menjadi emas fisik LBMA, dengan biaya pembelian atau penukaran hanya sebesar 25 basis poin. Selain itu, transaksi XAUt tidak dikenakan biaya tambahan dari pihak Tether Gold, selain biaya gas untuk pengiriman.

Saat ini, kapitalisasi pasar XAUt mencapai US$ 475,42 juta dengan pasokan yang beredar sebanyak 246.524 XAUt. Posisi XAUt ini bersaing ketat dengan PAX Gold, menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari aset aman dalam bentuk emas digital.

2. PAX Gold

PAX Gold (PAXG) adalah aset digital berbasis emas yang dikeluarkan oleh Paxos Trust Company, menawarkan kesempatan bagi investor untuk memiliki emas dalam bentuk crypto yang dapat diperdagangkan. PAXG memiliki rasio 1:1 dengan emas fisik yang diakui London Bullion Market Association (LBMA), di mana setiap 1 PAXG setara dengan satu troy ounce (sekitar 400 gram) emas LBMA yang tersimpan aman di brankas.

Keunggulan PAX Gold mencakup keamanan tinggi dan transparansi: seluruh emas yang mendasari token PAXG disimpan di kustodian Paxos dan diaudit bulanan untuk memastikan kecocokan antara jumlah emas fisik dan token PAXG yang beredar. PAXG juga memungkinkan pemegangnya untuk menukar token ini menjadi emas fisik LBMA yang sebenarnya.

Sebagai token ERC-20, PAXG dapat diperjualbelikan melalui berbagai bursa pertukaran crypto, dan bagi yang ingin membeli langsung melalui Paxos.com, tersedia opsi dengan minimum pembelian 0,01 PAXG. Paxos memberikan kemudahan dengan tidak mengenakan biaya kustodial, meskipun terdapat biaya transaksi sebesar 0,02% dan biaya gas standar untuk setiap transaksi.

Dengan kapitalisasi pasar saat ini mencapai US$ 476,52 juta, PAX Gold menjadi salah satu aset crypto berbasis emas terkemuka. Tersedia sebanyak 248.317 PAXG di sirkulasi, menjadikannya pilihan yang solid bagi investor yang mencari perlindungan nilai dalam bentuk emas digital.

Baca juga: Layer 3 Blockchain: Arti, Cara Kerja, dan Kelebihan

Kelebihan dan Kekurangan Crypto Berbasis Emas

Crypto dengan basis emas menawarkan kombinasi stabilitas nilai dari emas dengan efisiensi teknologi blockchain. Namun, di balik potensi ini, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Aster Mate ketahui:

Kelebihan Crypto Berbasis Emas

1. Nilai yang Stabil

Keunggulan utama dari crypto berbasis emas adalah nilai yang dipatok langsung dengan harga emas. Ini membuat harga token ini lebih stabil, meskipun harga crypto lainnya sedang mengalami penurunan tajam di pasar. Harga token berbasis emas cenderung mengikuti pergerakan harga emas yang lebih konsisten.

2. Hedging terhadap Inflasi

Dengan kestabilan nilai yang dimilikinya, crypto berbasis emas dapat digunakan sebagai alat hedging untuk melawan inflasi, serupa dengan cara orang menggunakan emas fisik. Ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk melindungi aset di tengah ketidakpastian ekonomi dan volatilitas pasar crypto.

3. Lebih Mudah Ditransaksikan

Berbeda dengan emas fisik, crypto dengan basis emas bersifat digital dan dapat dibagi menjadi unit yang lebih kecil, bahkan hingga pecahan terkecil. Fitur ini memudahkan transaksi dan membuat harga token lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor. Selain itu, transaksi dapat dilakukan dengan cepat tanpa memerlukan pengiriman fisik.

Kekurangan Crypto Berbasis Emas

1. Konsep yang Masih Baru

Salah satu tantangan terbesar dari crypto dengan basis emas adalah statusnya yang masih relatif baru. Sebagai konsep yang belum teruji dalam jangka panjang, belum ada jaminan bahwa token ini akan terus mempertahankan nilainya. Selain itu, keberlanjutan dan kredibilitas perusahaan yang mendasari penerbitannya juga masih perlu diperhatikan.

2. Likuiditas Terbatas

Kekurangan lainnya adalah masalah likuiditas. Crypto yang berbasis emas belum menjadi pilihan utama di pasar crypto atau bursa pertukaran besar lainnya. Hal ini menyebabkan kesulitan bagi investor untuk membeli atau menjual token tersebut dengan mudah, terutama dalam kondisi pasar yang tidak menentu.

3. Transparansi yang Kurang

Keamanan dan keberadaan emas yang dijadikan dasar dari crypto yang berbasis emas mungkin tidak sejelas aset digital lainnya. Proses verifikasi dan transparansi mengenai cadangan emas fisik yang mendasari token ini seringkali lebih sulit dipastikan. Hal ini dapat memengaruhi tingkat kepercayaan investor terhadap integritas dan akuntabilitas aset tersebut.

Baca juga: Apa itu DeFi (Decentralize Finance) Pahami Secara Lengkap!

Kesimpulan

Crypto berbasis emas adalah aset digital yang nilainya didukung oleh cadangan emas fisik, dirancang untuk memberikan stabilitas harga serta eksposur terhadap aset emas bagi para investor. Sebagai varian dari stablecoin, crypto ini memiliki sejumlah kelebihan, seperti kestabilan harga yang relatif lebih tinggi, kemampuan untuk hedge terhadap inflasi, serta kemudahan dalam transaksi dibandingkan dengan emas fisik.

Namun, meskipun menjanjikan, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Aset ini masih tergolong baru dan belum teruji secara luas di pasar, dengan likuiditas yang masih relatif rendah. Selain itu, isu transparansi terkait dengan cara penyimpanan emas fisik yang digunakan sebagai jaminan masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan.

Kapitalisasi pasar crypto dengan basis emas mencapai lebih dari US$ 1 miliar pada April 2023, dengan beberapa pilihan yang cukup populer seperti PAX Gold dan Tether Gold. Meskipun prospeknya cukup cerah, crypto dengan basis emas masih memiliki tantangan untuk memperoleh kepercayaan lebih luas dari investor dan mendorong adopsi yang lebih besar di pasar.

INVESTASI CERDAS DENGAN TOKEN RWA ASTER!

Dunia investasi terus berkembang, dan inilah saatnya kamu menjadi bagian dari revolusi finansial baru! Token RWA ASTER dari Asterion, membuka akses ke kepemilikan aset dunia nyata dengan lebih mudah, transparan, dan inovatif.

Mengapa Harus Token ASTER?

Dukungan Aset Nyata – Berbeda dari token spekulatif, ASTER didukung oleh properti, pertambangan, pertanian, perikanan, dan bisnis nyata lainnya.

Keamanan & Transparansi Blockchain – Teknologi blockchain memastikan investasi yang lebih andal dan tanpa batas.

Peluang Apresiasi Nilai – Dengan meningkatnya permintaan dan ekspansi ekosistem Asterion, ASTER memiliki potensi pertumbuhan nilai yang signifikan.

🔗 Dapatkan Token ASTER Sekarang di STON.fi!
Wujudkan strategi investasimu dengan ASTER dan raih kebebasan finansial yang lebih besar!

Perluas Wawasan Investasi Bersama Asterion Academy
Pelajari lebih dalam tentang investasi, blockchain, dan aset digital melalui Asterion Academy. Dapatkan wawasan eksklusif untuk pengelolaan investasi yang lebih cerdas.

Tetap Terhubung dengan Asterion!

Ikuti update terbaru di Instagram, Facebook, Twitter, Telegram, dan YouTube untuk informasi eksklusif, diskusi mendalam, dan peluang investasi terbaik di dunia aset digital.