12 Istilah Crypto Futures yang Wajib Diketahui Pemula!

Asterion - Dunia crypto futures menawarkan peluang besar bagi trader yang ingin mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga aset digital. Namun, sebelum kamu mulai melakukan trading,

Admin 27 August 2025


Asterion - Dunia crypto futures menawarkan peluang besar bagi trader yang ingin mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga aset digital. Namun, sebelum kamu mulai melakukan trading, memahami istilah crypto futures adalah langkah yang wajib dilakukan. 

Tanpa pemahaman ini, risiko kesalahan semakin tinggi dan bisa berakibat fatal terhadap modal yang kamu miliki. Artikel ini akan membahas 12 istilah crypto futures yang harus kamu ketahui agar siap memulai perjalanan trading dengan strategi yang lebih matang.

12 Istilah Crypto Futures yang Wajib Diketahui Pemula!

1. Futures Contract

Futures contract adalah perjanjian untuk membeli atau menjual aset kripto di harga tertentu pada waktu yang telah disepakati di masa depan. Kontrak ini menjadi dasar dari seluruh mekanisme perdagangan futures.

2. Leverage

Leverage merupakan sebuah fasilitas yang memberi peluang untuk mengontrol posisi yang lebih besar daripada modal yang tersedia. Sebagai ilustrasi, pada saat kamu menggunakan leverage 10x, maka dana 100 USDT akan dapat mengendalikan posisi 1.000 USDT. Namun, apabila sebuah leverage semakin tinggi, maka risiko yang juga akan ditanggung oleh trader juga akan semakin besar.

3. Margin

Margin adalah jumlah dana yang harus kamu setorkan untuk membuka posisi futures. Dalam praktik trading, margin terbagi menjadi dua. Jenis margin yang pertama disebut initial margin, yaitu dana awal yang wajib disiapkan agar posisi bisa dibuka. Margin kedua, disebut dengan maintenance margin yang berfungsi menjaga agar posisi tersebut tidak otomatis ditutup.

4. Long Position

Posisi long berarti kamu memperkirakan harga aset akan naik. Kamu membeli kontrak futures dengan harapan menjualnya di harga yang lebih tinggi di masa mendatang.

5. Short Position

Ketika harga diperkirakan akan naik, maka pilihan yang tepat untuk kamu ambil adalah membuka posisi long. Tetapi jika harga akan diperkirakan turun, maka posisi short lebih tepat untuk kamu gunakan. Dengan mengambil posisi ini, kamu akan mendapatkan keuntungan jika harga aset benar-benar menurun.

6. Liquidation

Di dunia trading, liquidation berarti posisi ditutup secara otomatis oleh bursa karena margin kamu tidak cukup untuk menahan kerugiannya. Proses tersebut berfungsi sebagai perlindungan, supaya saldo akun tetap aman dan tidak berubah menjadi negatif. Memahami batas liquidation sangat penting agar kamu tidak kehilangan seluruh modal.

Baca juga: Apa itu Smart Contract? Yuk, Ketahui Fungsi dan Cara Kerjanya

7. Funding Rate

Pernah dengar istilah funding rate? Ini adalah biaya yang ditukar antara posisi long dan short setiap periode. Tujuan utama mekanisme ini adalah menjaga harga kontrak futures agar tidak menyimpang terlalu jauh dari harga spot yang berlaku di pasar. 

8. Open Interest

Open interest mengacu pada jumlah total kontrak futures yang masih aktif dan belum ditutup. Angka ini menunjukkan minat pasar terhadap aset tertentu.

9. Mark Price

Mark price adalah harga referensi yang digunakan untuk menghindari manipulasi harga dan menentukan apakah posisi akan dilikuidasi. Harga ini berbeda dengan harga terakhir yang diperdagangkan.

10. Take Profit (TP)

Fitur ini digunakan untuk menutup posisi secara otomatis ketika target keuntungan tercapai. Dengan TP, kamu dapat mengamankan profit tanpa harus memantau pasar terus-menerus.

11. Stop Loss (SL)

Sebaliknya, stop loss membantu kamu meminimalkan kerugian. Dengan menempatkan SL, posisi akan tertutup otomatis ketika harga bergerak berlawanan dari prediksi kamu.

12. Perpetual Futures

Jenis kontrak futures ini tidak memiliki tanggal kedaluwarsa. Selama kamu memiliki margin yang cukup, posisi dapat dibiarkan terbuka tanpa batas waktu.

Baca juga: Futures Trading Adalah: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Langkag Memulainya

Kesimpulan

Memahami istilah crypto futures adalah fondasi utama sebelum terjun ke dunia trading berjangka. Dengan menguasai istilah seperti leverage, margin, long, short, hingga stop loss, kamu akan lebih siap dalam mengelola risiko dan memaksimalkan peluang.

Selalu ingat, trading futures bukanlah sekadar tentang prediksi harga, tetapi juga pengelolaan risiko. Mulailah dengan pemahaman yang matang agar langkah kamu di dunia crypto lebih aman dan terukur. Semoga bermanfaat, Aster Mate!

Raih Kendali Finansial dengan Token ASTER

Token ASTER hadir sebagai jawaban atas kebutuhan investasi modern yang aman, transparan, dan terhubung langsung dengan Real-World Asset (RWA). Bukan sekadar aset crypto biasa, ASTER menggabungkan kekuatan teknologi blockchain dengan dukungan aset nyata bernilai tinggi, sehingga memberikan fondasi kuat dan stabilitas jangka panjang.

Dengan dukungan aset riil yang nilainya melampaui kapitalisasi pasarnya, ASTER mampu menjadi tameng yang melindungi portofolio dari gejolak pasar. Lebih dari itu, fitur staking yang disediakan memberi peluang bagi kamu untuk memperoleh pendapatan pasif secara praktis.

Melalui inovasi tokenisasi, ASTER membuka akses ke peluang investasi eksklusif yang sebelumnya hanya bisa dijangkau oleh kalangan tertentu. Seluruh ekosistem ASTER dirancang inklusif, aman, dan berkelanjutan, sehingga mendukung pertumbuhan aset sekaligus menciptakan pengalaman investasi yang menyeluruh.

Tidak berhenti di sisi finansial saja, ASTER juga menghadirkan Asterion Academy, sebuah ruang belajar yang membantu kamu memahami dunia blockchain, tokenisasi, hingga strategi investasi. Dengan pembaruan ilmu yang konsisten, kamu dapat mengambil keputusan finansial secara lebih cerdas.

Token ASTER adalah simbol masa depan investasi digital berbasis aset nyata. Kini saatnya memilih instrumen yang jelas, bernilai, dan berpotensi berkembang pesat. Miliki Token ASTER di STON.fi dan jadilah bagian dari transformasi investasi global.